Sisingamangaraja XII Pahlawan Nasional Dari Tapanuli Raja Patuan Bosar Sinambela atau Raja Ompu Pulo Batu Sinambela adalah Sisingamangaraja XII. Lahir di Bakkara, Tapanuli pada 18 Februari 1845. Sejak tahun 1878, ia memimpin perjuangan melawan penjajah Belanda di wilayah Tapanuli, Sumatera Utara (Sumut). - Mei 1883 Pos Belanda di Uluan dan Balige kembali diserang oleh pasukan Sisingamangaraja XII. - Tahun 1884 Kekuatan Belanda di Tangga Batu berhasil dilumpuhkan. - Tahun 1904 . Belanda melakukan upaya pendekatan dan menawarkan penobatan Sisingamangaraja sebagai Sultan Batak dengan berbagai hak istimewa, namun ditolak. . Belanda melakukan pengepungan, namun Sisingamangaraja berhasil lolos - 17 Juni 1907 Markas persembunyian Sisingamangaraja dikepung Belanda. Terjadi pertempuran sengit yang menewaskan hampir seluruh keluarga dan prajurit. Akhirnya, Sisingamangaraja XII bersama 2 putra dan 1 putrinya, serta beberapa panglima berasal dari Aceh gugur. - Penghargaan: Pahlawa...
Sukadana, Polda Kalbar - Kapolres Kayong Utara AKBP Achmad Dharmianto, S.H., S.I.K, menghadiri upacara hari Kebangkitan Nasional yang ke-115. Yang dipimpin Bupati Kayong Utara Drs Citra Duani, di Halaman Kantor Bupati Kayong Utara, Senin (23/05/2023). Hadir dalam upacara tersebut, Bupati Kayong Utara, Wakil Bupati Kayong Utara, Kapolres Kayong Utara, Perwira penghubung Kodim 1203 Ketapang diwakili, Sekretaris Daerah Kab. Kayong Utara dan seluruh OPD Kab. Kayong Utara Para Pejabat Utama Polres Kayong Utara, yang berjalan dengan hikmat dan momentum semangat kebangkitan Nasional. Pada Upacara tersebut Kapolres Kayong Utara AKBP Achmad Dharmianto, S.H., S.I.K yang menghadiri Upacara tersebut sesuai Amanat Menteri Komunikasi dan Informatika mengatakan bahwa sudah seratus lima belas tahun yang lalu bara persatuan Indonesia sebagai negara mulai menyala. Hal ini di tandai dengan meleburnya berbagai gerakan perjuangan yang bersifat kedaerahan menjadi satu barisan yang utuh deng...
Jumat, 17/7/2020 Pelaksanaan tugas memelihara ketertiban masyarakat merupakan rangkaian kegiatan yang mengutamakan pencegahan daripada penindakan. Untuk itu perlu hadirnya Polri pada saat yang tepat di tempat itu. Kehadiran fisik Polri tersebut pada umumnya dapat dikatakan sebagai tugas awal daripada tugas pencegahan yang penampilannya melalui suatu kegiatan yang disebut dengan tugas jaga atau penjagaan dalam rangka mewujudkan kesamaptaan Polri yang setiap saat harus selalu ada dan siap siaga. Namun, kita perlu memahami bersama tentang pengertian dari penjagaan. Penjagaan merupakan suatu kegiatan yang dilaksanakan oleh anggota Polri untuk memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan dalam rangka memelihara keselamatan jiwa dan keamanan harta benda. Penjagaan dapat dilakukan di berbagai lokasi, seperti di Markas, perkantoran, ditempat tahanan, dan obyek tertentu lainnya. Adapun tujuan dari penjagaan, yaitu: - menciptakan, memelihara, dan menjaga situasi yang mantap, terkendali dan ...
Komentar
Posting Komentar